Bagaimana Membedakan Vaksin palsu

Bagaimana Membedakan Vaksin Palsu?

 

Pastikan Vaksin Anda Asli

Vaksinasikan diri Anda dan keluarga dengan vaksin yang asli dan berkualitas

Kenali Jalur Distribusi Vaksin

Oleh : dr Meta Melvina

Saat ini berita mengenai penangkapan produsen vaksin palsu memang sedang marak. Vaksin yang ditemukan dipalsukan adalah vaksin campak, polio, BCG, tetanus, dan hepatitis B (Biofarma) dan beberapa vaksin dari Sanofi. Vaksin ini adalah vaksin umum dan program pemerintah yang biasanya tersedia di pelayanan primer.

Menurut beberapa sumber di internet, ciri-ciri vaksin palsu yang dapat diketahui oleh masyarakat dengan mengamati kemasan yang terlihat lebih kasar, nomor batch (kode produksi) tidak terlihat jelas dan warna rubber stopper (tutup vial) tampak berbeda dari aslinya, namun itu semua hanya akan teramati oleh mereka yang sudah biasa menggunakan vaksin tersebut. Mereka yang baru pertama memegang boks atau botol vaksin tersebut tidak akan dapat mengenalinya. Menurut dr. Kristoforus Hendra Djaya, SpPD, spesialis penyakit dalam yang merupakan ahli vaksinologi dan memang mendalami dunia vaksinasi, bisa saja pemalsu vaksin membuat kemasan dan penampakan fisik yang benar- benar sama dengan aslinya. Cara yang sahih untuk membedakan vaksin palsu dan asli hanyalah melalui uji laboratorium. Namun tidak ada mekanisme standar atau uji sederhana yang dapat digunakan untuk memastikan keaslian vaksin. Laboratorium yang digunakan untuk uji vaksin tersebut biasanya hanya dipergunakan untuk penelitian.

Deteksi Awam Sederhana akan Keaslian Vaksin

SEBELUM suntik :

  1. Tanyakan pada tenaga medis yang hendak memberikan vaksinasi:
    1. SUMBER VAKSIN: Ambil DARI MANA vaksinnya?
    2. Bagaimana PENYIMPANAN vaksin di klinik/Rumah Sakit ?
    3. Bagaimana REPUTASI Kliniknya?
    4. Lihat boks vaksin dan etiketnya, adakah kecacatan dalam pembuatannya? Yang mungkin terlihat:
      1. Lipatan box ataupun lapisan pembungkus yang tidak rapi
      2. Cetakan/tulisan di box yang tidak jelas atau berbayang
      3. Brosur etiket dalam box vaksin yang tidak tegas dan tampak seperti cetakan ulang/fotokopian
      4. Warna etiket yang pudar atau berbeda dari biasanya

 

SETELAH suntik :

Tidak dapat dibedakan efek yang terjadi bila diberikan vaksin asli ataupun palsu, karena para pembuat vaksin palsu mengisi vaksin palsu dengan larutan infus yang mungkin aman bagi tubuh. Namun bisa diamati untuk perlindungan jangka panjangnya. Dengan melihat table efikasi vaksin dan mencocokkannya dengan benefit yang kita dapat dari vaksinasi.

Misalnya, vaksin Hepatitis A dikatakan menurut penelitian memiliki efikasi 96 – 100 % berarti seseorang yang telah mendapat vaksinasi Hepatitis A dengan jadwal yang benar (2x vaksinasi dengan jeda 6 bulan), dalam hidupnya hampir tidak akan menderita hepatitis A. Namun berbeda dengan vaksinasi influenza yang memang menurut penelitian memiliki efikasi 70 – 90 %, bukan berarti setelah vaksin, Anda tidak akan terkena influenza, namun walaupun vaksin flunya asli, tetap bisa terserang influenza yang ringan dengan frekuensi yang lebih jarang.

Sulit sekali membedakan vaksin asli dan palsu, oleh karena itu, sebagai pasien Anda perlu sedikit bersikap lebih kritis, mempelajari reputasi kliniknya dan lihat bagaimana personel pelayanan medisnya apakah mengerti dengan benar ilmu vaksinasi atau tidak.

Bagaimana di Klinik Vaksinasi In Harmony ?

 

Distributor Resmi Vaksin

Kami ingin Anda memahami bagaimana vaksin bisa sampai di pusat pelayanan. Ada beberapa perusahaan produsen vaksin seperti Biofarma (Indonesia), Sanofi Pasteur (Prancis), Glaxo Smith Kline (Belgia), Merck Sharp and Dohme (USA), Serum Staten Institute (Denmark), Abbott (Belanda), Pfizer (USA), serta masih banyak lainnya. Ada pula beberapa negara yang memproduksi sendiri vaksin untuk mencukupi kebutuhan di negara tersebut sendiri. Dengan penelitian berpuluh-puluh tahun yang melibatkan puluhan ribu orang, fasilitas laboratorium yang canggih, dan proses pembuatan yang sulit, tentunya menyebabkan biaya produksi vaksin yang tinggi hingga harus  dijual dengan harga yang cukup mahal pula.

 

Produsen vaksin ini tidak diperbolehkan menjual langsung ke konsumen atau klinik atau Rumah Sakit, tetapi melalui jalur distributor resminya. Distributornya pun tidak sembarangan. Hal ini dikarenakan penanganan vaksin sangat sulit di mana vaksin harus disimpan pada suhu 2 – 8 derajat Celcius. Jadi memang ada beberapa perusahaan yang memegang jalur khusus distribusi vaksin. Daftar distributor resmi vaksin bisa ditanyakan pada setiap perusahaan produsen vaksin. Mereka memiliki daftar distributor resmi untuk vaksin-vaksinnya.

Klinik atau Rumah Sakit atau dokter praktek pribadi diperbolehkan untuk melakukan pelayanan vaksinasi asalkan sudah terdaftar di dinas kesehatan. Setelah melakukan pemesanan vaksin kepada distributor resmi tersebut, kemudian datanglah vaksin dari distributor menuju klinik dan disimpan di kulkas dengan pengaturan rantai dingin (cold chain) yang baik.

Terkait dengan beberapa vaksin kosong di Indonesia, Klinik Vaksinasi In Harmony sebagai klinik khusus penyedia layanan vaksinasi, mendedikasikan diri untuk sekuat tenaga menjadi klinik vaksinasi terlengkap oleh karena itu kami menjalin komunikasi yang baik dengan para produsen, para distributor resmi, baik di pusatnya di Jakarta, maupun distributor-distributor resmi di daerah-daerah. Terkadang vaksin yang tidak tersedia di Jakarta, dapat saja masih tersedia di daerah, akibat proses distribusi yang kurang merata. Ditunjang dengan prosedur logistik yang baik, Klinik Vaksinasi In Harmony berupaya untuk menyediakan kebutuhan pasien akan vaksinasi melalui prosedur redistribusi vaksin.

Penyimpanan Vaksin / Cold Chain

Vaksin akan terjaga aman hingga tanggal kadaluarsanya apabila disimpan dalam suhu 2 – 8 derajat Celcius. Distributor resmi tentunya sudah dipilih dan diseleksi serta dikontrol oleh produsen vaksin untuk menyimpan dan mendistribusikan vaksinnya ke pusat pelayanan primer atau sekunder. Distributor yang resmi memiliki kulkas besar atau bahkan ruang pendingin (Chiller) dengan thermometer yang dipantau setiap menitnya, untuk menjaga kualitas vaksin.

Klinik yang baik dalam menjaga vaksin pun akan memperlakukan vaksin dengan sangat hati-hati karena tidak ingin memberikan vaksin yang sudah rusak, vaksin dengan kondisi buruk, apalagi vaksin palsu. Pelayanan vaksin ini memiliki ciri- ciri sebagai berikut :

  1. Memiliki kulkas khusus untuk vaksin
  2. Kulkas tidak diisi benda lain selain non medis apalagi makanan
  3. Kulkas dilengkapi  dengan thermostat untuk menjaga suhu di dalamnya, serta digital thermometer yang disambungkan langsung ke ruang penyimpanan vaksin untuk memonitor suhunya 2 – 8 derajat Celcius dan dicatat dalam log book suhu.
  4. Memiliki tempat pembuangan limbah jarum suntik khusus yang dipisahkan dari sampah medis lainnya.
  5. Petugas medis dan paramedisnya sangat mengerti mengenai seluk beluk vaksinasi karena sudah mendapatkan Vaccinology Training khusus.

Reputasi Klinik

Perhatikanlah reputasi klinik yang akan Anda kunjungi. Sudah berapa lama bergelut dalam bidang vaksinasi atau minimal memberikan layanan vaksinasi, dan perusahaan besar manakah yang mempercayakan karyawan atau anggotanya untuk dilakukan vaksinasi.

In Harmony adalah Disease Prevention Expert yang memiliki misi untuk mencegah terjadinya penyakit. Dengan slogan #IChooseToPrevent yang diusung di media sosial hingga menjadi trending topic, tentunya upaya maksimal dilakukan agar pasien yang datang ke In Harmony mendapatkan penjelasan sejelas-jelasnya mengenai pencegahan penyakit melalui vaksinasi dan penanggulangannya. Fokus In Harmony adalah edukasi masyarakat mengenai pentingnya pencegahan melalui vaksinasi, serta menjadi klinik vaksinasi yang terlengkap dan terpercaya.

Berikut adalah beberapa portfolio In Harmony dalam bekerja sama dengan beberapa perusahaan besar di Indonesia. Klinik Vaksinasi In Harmony telah membantu berbagai komunitas dan perusahaan dalam memberikan perlindungan bagi para karyawannya melalui vaksinasi massal, misalnya Yayasan Bina Nusantara (Binus) yang hingga saat ini mempercayakan vaksinasi karyawannya kepada kami, begitu pula dengan AIA Indonesia, PT. Unilever Indonesia, KPK (Komisi Pemberantas Korupsi), Kementrian Pariwisata, Kementrian Luar Negri, serta Raffles International School. Kejaksaan Tinggi di kawasan Kuningan pun pernah kami layani dalam memberikan edukasi dan vaksinasi. Ada juga beberapa komunitas seperti majelis taklim dan beberapa gereja yang memanggil kami untuk memberikan edukasi mengenai penyakit-penyakit dan klinik In Harmony memberikannya dengan gratis tanpa pungutan biaya. Hal ini kami lakukan bukan dalam rangka mendapatkan keuntungan semata, namun demi mencapai misi kami: menyehatkan bangsa Indonesia dan mengedukasi masyarakat Indonesia agar memiliki pola pikir maju dan memahami pentingnya pencegahan.

abn

--

-

-

-

---

Reputasi Klinik berkaitan dengan reputasi petugas medis (dokternya). Klinik Vaksinasi In Harmony setiap tahunnya menyelenggarakan Vaccinology Training untuk para dokter dan paramedis dalam rangka mendidik mereka menjadi laskar vaksinasi yang mengerti dan paham betul mengenai ilmu vaksin yang sangat berguna di masyarakat untuk mencegah penyakit.

Ingatlah! Isu adanya vaksin palsu BUKAN berarti semua vaksin yang ada adalah palsu.

Jangan sampai isu vaksin palsu ini mengurangi kepercayaan Anda terhadap semua jenis vaksin ataupun semua klinik, dokter, ataupun rumah sakit yang memberikan layanan vaksinasi, namun hendaknya mendorong Anda untuk lebih bijaksana dalam memilih dan memastikan layanan yang akan Anda dapatkan.

Vaksin yang asli jelas-jelas sangat bermanfaat dalam membantu Anda mencegah berbagai penyakit.

Tanyakan apa keraguan Anda mengenai  vaksinasi kepada staff kami.

Kami siap membantu.

#IChooseToPrevent 

-

-